MYNEWSINDONESIA.COM-Musim hujan di Indonesia sering kali membawa tantangan kesehatan, mulai dari flu, demam berdarah dengue (DBD), hingga infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus penyakit seperti ISPA dan DBD cenderung meningkat hingga 20-30% selama periode hujan deras. Curah hujan tinggi menciptakan lingkungan lembab yang ideal untuk perkembangbiakan virus, bakteri, dan nyamuk. Namun, dengan langkah-langkah pencegahan sederhana, Anda bisa menjaga daya tahan tubuh dan tetap sehat. Artikel ini merangkum tips praktis berdasarkan rekomendasi ahli kesehatan, agar Anda dan keluarga bisa melewati musim hujan dengan aman.
- Konsumsi Makanan Bergizi dengan Gizi Seimbang
Pola makan sehat adalah fondasi utama untuk memperkuat sistem imun. Konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral, seperti sayuran hijau (bayam, brokoli), buah-buahan (jeruk, jambu biji untuk vitamin C), serta protein dari ikan, telur, atau kacang-kacangan. Hindari makanan cepat saji yang tinggi gula dan lemak, karena bisa melemahkan daya tahan tubuh. Minum air hangat atau teh jahe secara rutin untuk membantu pencernaan dan menjaga suhu tubuh. Tambahkan suplemen vitamin C jika diperlukan, tapi konsultasikan dulu dengan dokter.
- Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan
Kebersihan adalah kunci pencegahan infeksi. Cuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau sebelum makan. Hindari genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD. Bersihkan rumah secara berkala, buang sampah dengan benar, dan gunakan lotion anti-nyamuk saat keluar rumah. Untuk saluran pernapasan, pakai masker jika berada di area berpolusi atau ramai.
- Pakai Pakaian yang Tepat dan Pelindung Cuaca
Saat hujan, gunakan pakaian hangat seperti jaket atau sweater untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil dan mencegah masuk angin. Selalu bawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar, terutama bagi pengendara motor yang rentan kehujanan. Ganti pakaian basah segera setelah tiba di tujuan untuk menghindari hipotermia atau infeksi kulit. Pilih alas kaki anti-air dan anti-slip untuk cegah jatuh di jalan licin.
- Tetap Aktif Berolahraga dan Istirahat Cukup
Meski cuaca mendung membuat malas gerak, olahraga ringan seperti jogging indoor, yoga, atau senam di rumah tetap penting untuk menjaga kebugaran. Olahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat imun. Pastikan tidur cukup 7-8 jam per malam, karena kurang istirahat bisa menurunkan daya tahan tubuh. Jika liburan di musim hujan, tetapkan jadwal tidur konsisten untuk pulihkan energi.
- Lengkapi Vaksinasi dan Pantau Kesehatan
Jangan abaikan vaksinasi, terutama untuk flu atau pneumonia, yang direkomendasikan bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pantau gejala awal penyakit, seperti demam atau batuk, dan segera konsultasi ke dokter jika diperlukan. Untuk anak-anak, jaga kebersihan lingkungan untuk cegah penyakit seperti diare atau cacingan yang sering muncul di musim hujan.
Dengan menerapkan tips ini, Anda bisa menikmati musim hujan tanpa khawatir sakit. Ingat, pencegahan lebih baik daripada mengobati. Jika gejala berat muncul, segera cari bantuan medis. Tetap sehat dan waspada!













