Lewat Musyawarah Mufakat, Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum BPP HIPMI
LAMPUNG — Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Lampung akhirnya bermuara pada mufakat. Melalui proses yang dinamis, Ade Jona Prasetyo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum BPP HIPMI masa bakti berikutnya.
Namun, di balik layar kemulusan transisi kepemimpinan ini, ada andil besar dari Ketua Dewan Pembina HIPMI yang juga Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Politisi senior ini turun tangan langsung mengawal jalannya kontestasi, meredam tensi politik, hingga memastikan forum pengusaha muda terbesar di Indonesia ini tidak pecah di tengah jalan.
Suhu politik di internal HIPMI sempat menghangat menjelang puncak Munas. Perbedaan pandangan antar-kandidat dan tim sukses sempat memicu kekhawatiran akan terjadinya kebuntuan (deadlock).
Melihat situasi tersebut, Dasco bergerak cepat melakukan konsolidasi di balik layar sebelum sidang-sidang pleno dimulai. Ia mengumpulkan para kandidat dan tokoh senior HIPMI dalam sebuah pertemuan tertutup untuk menyamakan persepsi.
“HIPMI ini wadah kaderisasi pemimpin bangsa, bukan sekadar organisasi tempat berebut kursi. Sebelum Munas dimulai, saya sampaikan kepada adik-adik saya di sini: bertandinglah untuk bersanding. Energi kita terlalu mahal jika habis untuk konflik internal,” ujar Dasco saat dikonfirmasi mengenai dinamika pra-Munas.
Langkah persuasif Dasco terbukti ampuh. Saat pelaksanaan Munas dimulai, atmosfer ruangan yang semula tegang perlahan mencair. Kehadiran Dasco di lokasi acara secara konsisten memberikan sinyal kuat bahwa soliditas organisasi adalah harga mati.
Saat memasuki agenda pemilihan, kedewasaan politik ditunjukkan oleh para kandidat. Melalui musyawarah yang intens, tercapai kesepakatan untuk mengusung satu nama demi menjaga keutuhan organisasi. Ade Jona Prasetyo pun melenggang ke kursi ketum baru setelah seluruh Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI menyatakan dukungan bulat secara aklamasi.
Dasco, yang mengawal langsung jalannya prosesi tersebut hingga ketukan palu sidang terakhir, mengaku bangga dengan kedewasaan yang ditunjukkan oleh para pengusaha muda ini.
“Hari ini HIPMI memberikan contoh konkret tentang bagaimana musyawarah mufakat bekerja. Aklamasi ini bukan karena ketiadaan kompetisi, tapi karena adanya kesadaran bersama untuk mengutamakan kepentingan yang lebih besar. Selamat untuk Ade Jona, tantangan ekonomi ke depan tidak mudah, dan HIPMI harus jadi motor penggeraknya,” tegas Dasco usai penetapan hasil Munas.
Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI terpilih, Ade Jona Prasetyo, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi atas bimbingan para senior, terutama Dasco, yang mengawal proses transisi dengan bijaksana.
“Amanah ini berat, tapi dengan soliditas yang ditunjukkan hari ini, saya optimis kita bisa membawa HIPMI terbang lebih tinggi. Terima kasih kepada Bang Dasco yang terus mengawal kami, memastikan kami tetap di jalur yang benar tanpa kehilangan semangat kompetisi. Setelah ini, tidak ada lagi kubu-kubuan. Semua satu warna, warna HIPMI,” kata Ade Jona dalam pidato pertamanya sebagai Ketum terpilih.
Dengan hasil ini, Munas HIPMI di Lampung berhasil ditutup dengan catatan manis. Suksesnya regenerasi kepemimpinan secara damai ini diharapkan menjadi modal kuat bagi HIPMI untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.

