Mynewsindonesia.com – Theater IMAX Keong Emas, menayangkan film perdana serial budaya dan pesona alama Nusantara yang berjudul ‘THE GLORIOUS KOMODO ISLAND”. Epson Indonesia ikut mendukung film pembuka dan seterusnya dari seluruh rangkaian film serial inspiratif itu.
Seial fiulm dengan tgema besar ‘THE HIDDEN GEM OF NUSANTARA” (Harta tersembunyi di bumi Nusantara), akan mengeksplor budaya dan pesona alam di pulau-pulau lain yang ada di Nusantara ini,
Sebagai salah satu wahana di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang telah menjadi favorit bagi keluarga dan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia, sangat tepat bekerjasama dengan Epson Indonesia, terlebih dalam menyajikan pertunjukan laser kapasitas besar yang pastinya jernih.
MVI (Mahaka Visual Indonesia) selaku pelaksana dan penyedia konten Theater Keong Emas yang ditunjuk secara resmi, merasa bersyukur bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dengan Epson Indonesia.
Herijanto Judarta, selaku CEO dari MVI dan executive producer dari film serial tersebut menterjemahkan visi misi Taman Mini Indonesia lndah dan Nilai Bhinneka Tunggal Ika menjadi sebuah sajian audio visual yang menceritakan keharmonisan paripurna dari keindahan alam, keragaman budaya dan kearifan lokal di berbagai destinasi wisata Indonesia.
Tidak hanya sampai disitu, ia juga menyematkan sebuah konsep semangat yang lebih mendalam, yang menjadi kekuatan unik dalam film serial tersebut. Konsep semangat tersebut berupa cerita nyata dari kehidupan anak-anak Nusantara yang memiliki daya juang tinggi dalam kesehariannya untuk mencapai cita-cita mereka.
“Semangat inilah yang kemudian disebut sebagai ‘THE REAL HIDDEN GEM” (harta terpendam yang sesungguhnya), karena anak-anak Nusantara adalah generasi yang akan menciptakan kekuatan baru di masa depan,” ujarnya sesaat sebelum film diputar, Jakarta, (29/09/2023).
Selain menampilkan kompilasi berbagai titik desitinasi di Labuan Bajo dan Taman Nasional Pulau Komodo, film “The Glorious Komodo Island” ini juga menyajikan sebuah pengalaman imersif (immersive experience) bagi para penonton melalui media layar raksasa berukuran 30x18m dengan memanfaatkan teknologi Proyektor Laser 3LCD Epson EB-PU2220B berkekuatan 20000 Lumens dengan ketajaman gambar WUXGA & UK Enhancement serta warna yang memukau dan alami sesuai dengan aslinya dan seperti selayaknya menyaksikan langsung keindahan alam di pulau Komodo.
Baik secara pribadi maupun dalam semangat Nusantara yang dikobarkan bersama, Herijanto Judarta berharap film inspiratif perdana ini bisa menjadi pengingat, penyemangat sekaligus ucapan syukur bagi kita semua – masyarakat Indonesia, yang telah dianugerahi berbagai keindahan alam dan nilai budaya yang luhur.
“Film yang didedikasikan untuk kemanusiaan ini diharapkan menjadi pengingat, semangat, dan inspirasi bagi Masyarakat, khususnya yang tinggal di kota-kota besar. Sebab semangat mereka yang tinggal di daerah dengan segala keterbatasannya, sangatlah luar biasa besar dan mulia,” ungkapnya.
Adapun dari sisi teknis, Candra Agustinus, selaku sutradara dan pimpinan tim produksi merasa sangat bersyukur mendapatkan kesempatan dan kepercayaan untuk menjadi bagian dari film serial inspiratif ini.
Candra yang pernah mendapatkan penghargaan atas film dokumenter yang dibuatnya bersama sebuah lembaga kemanusiaan di mancanegara, menyampaikan antusiasme-nya yang sangat besar ketika menerima konsep film ini.
Menurut Candra, berbagai nilai-nilai positif dan kemanusiaan yang disampaikan – terutama semangat juang anak-anak Nusantara – merupakan sebuah spirit booster’ bagi Indonesia.
Film “The Glorious Komodo Island” merupakan produksi Indonesia yang pertama kali dan satu-satunya yang menggunakan kamera sinema resolusi tertinggi di kelasnya, yaitu Blackmagic Design Ursa Mini Pro 12K, bersama dengan berbagai kamera-kamera pendukung lainnya.
Dari sisi cerita, film inspiratif ini mengikuti aktivitas perjalanan dari 3 orang pemeran utama yang terpilih sebagai perwakilan generasi muda jaman sekarang.
Ketiga pemeran itu adalah Fahri Muhammad, seorang sport activity trainer di sebuah jaringan akademi olahraga Indonesia, Patricia Yosita Hapsari, seorang perenang nasional Indonesia yang berprestasi di Indonesia dan mancanegara dan Christoforus Vio, seorang pengusaha muda dan praktisi musik di Indonesia.
Walaupun berasal dari latar belakang yang sangat berbeda, ketiganya secara serta merta juga menunjukkan antusiasme-nya yang sangat tinggi untuk ikut terlibat ketika melihat berbagai nilai kebaikan yang disajikan kepada generasi muda Indonesia.
Fahri yang memang akrab dengan aktivitas olahraga secara umum, menilai bahwa destinasi wisata yang ada di Indonesia, memang merupakan destinasi yang sangat relevan dan cocok bagi para penggemar wisata alam yang memberikan kesegaran, kebugaran bahkan peningkatan kesehatan mental.
Yosita yang sudah menorehkan berbagai prestasi di cabang olahraga renang, juga melihat bahwa wisata bahari di Indonesia merupakan kekayaan alam yang tiada tanding di dunia. Sehingga, mengambil peran untuk turut melestarikan kekayaan wisata bahari Indonesia melalui karya audio visual merupakan salah satu misi nasionalisme yang dimilikinya.
Christo yang akrab dengan dunia bisnis dan seni, sangat terpukau dengan misi pelestarian budaya di Indonesia, yang telah terbukti nyata menjadi kebanggaan Nusantara di berbagai belahan dunia.
Christo menilai, peran sertanya dalam film inspiratif ini menjadi sebuah ajakan untuk semua orang agar turut melestarikan kekayaan budaya Nusantara.
Walaupun situasi produksi menemui berbagai tantangan teknis dan non-teknis, ketiganya mendapatkan sebuah semangat yang sama tentang bagaimana generasi muda Indonesia sesungguhnya adalah harta yang sesungguhnya bagi kedigdayaan Nusantara di masa depan.
Sementara dari sisi teknologi pendukukung, Zanipar SA Siadari selaku Head of Product Marketing Corporate Products and Visual Instrument dari Epson Indonesia mengatakan bahwa dukungan Proyektor Laser dari Epson pada Gala Premier ‘THE GLORIOUS KOMODO ISLAND” ini sangat mampu menampilkan tayangan sinema video dengan kualitas terbaik di kelasnya.
“Gala Premier THE GLORIOUS KOMODO ISLAND ini memberikan pengalaman sinematik yang mengesankan bagi penonton. Film ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaraan publik terhadap-pesan yang disampaikan melalui tayangan sinema yang inspiratif ini. Gala Premier ini juga menunjukkan kecanggihan dari teater Keong Emas dengan layarnya yang terbesar se Nusantara ini,” pungkasnya. (*)